PALANGKA EKSPRES

TERDEPAN DAN SELALU LEBIH MAJU
Edisi 23 Mei 2018

SMPN-2 Mentaya Hilir Utara Dambakan Listrik

PALANGKA RAYA - Kemajuan teknologi dan era globalisasi yang begitu pesat saat ini, tampaknya belum bisa dinikmati SMPN-2 Mentaya Hilir Utara. Sekolah yang memiliki 80 pelajar ini belum bisa merasakan fasilitas listrik dan akses jalan yang memadai. Ironinya, sejak berdiri tahun 2006 lalu, sekolah ini belum tersentuh kemajuan zaman.
 
Parahnya lagi, saat hujan halaman sekolah yang terletak di Jalan Sudirman Km54, Desa Pondok Damar, Kecamatan Mentaya Hilir Utara terendam banjir. Kepala SMPN-2 Mentaya Hilir Utara, Iskandaria SPd mengaku, sangat kesulitan menerapkan pembelajaran terhadap anak didiknya. Kebetulan saya baru menjabat sejak Juli 2012 lalu.
 
Saya kurang mengetahui apakah kepala sekolah sebelum saya pernah mengadukan hal ini atau tidak ke dinas terkait, jelas Iskandaria ketika dihubungi Kalteng Pos, Senin (25/2) siang. Iskandar menambahkan, selama menjadi kepala sekolah dia mengaku telah mengkoordinasikan masalah tersebut ke dinas terkait.
 
Pihaknya diminta bersabar karena bukan hanya SMPN-2 Mentaya Hilir Utara saja yang memerlukan bantuan. Kami diminta antre dan bersabar karena banyak sekolah yang lebih dulu antre meminta bantuan, imbuhnya. Iskandar juga menginformasikan, SMPN-2 Mentaya Hilir Utara bukan hanya mendambakan listrik, tetapi juga akses jalan yang memadai menuju sekolah tersebut.
 
Untuk menuju ke sekolah itu, setiap hari dari tempat tinggalnya harus menempuh jarak sekitar 72 km, sehingga untuk pergi pulang, ia harus menempuh jarak sekitar 144 KM. SMPN-2 Mentaya Hilir memiliki delapan tenaga pengajar. Tiga orang merupakan guru tidak tetap (GTT) dengan honor mengajar Rp350 ribu per bulan, dan dibebani mengajar tiga kali dalam seminggu, sementara lima orang guru lainnya merupakan guru tetap alias PNS.
 
Pada kesempatan tersebut, Iskandar berharap sekolahnya sudah bisa menikmati fasilitas listrik seperti sekolah-sekolah lainnya. Di tempat terpisah, salah seorang guru SMPN-2 Mentaya Hilir Utara Fatimah SPd menyebut, tidak ada listrik membuat proses belajar mengajar terhambat. Contohnya dalam belajar teknologi informasi komunikasi (TIK), siswa kurang memahami karena tidak ada komputer.
 
Pembelajaran dengan multimedia kurang bisa diterapkan, karena sekarang sekolah lain sudah memiliki proyektor, sedangkan kami apabila sudah memiliki pun tidak bisa menggunakannya karena tidak ada listrik. Kemudian dari segi keamanan juga membuat sekolah menjadi gelap gulita pada malam hari sehingga rawan terhadap kejahatan, pungkas ibu dua anak. (end/hit)
Ingin berkomentar
Komentar Terbaru.

Komentar untuk "SMPN-2 Mentaya Hilir Utara Dambakan Listrik"

(harus diisi)
  • PALANGKA EKSPRES

    HARIAN PAGI PERTAMA DAN TERBESAR DI KALIMANTAN TENGAH

    Alamat Redaksi: Jl. Tjilik Riwut Km. 2,5 Gedung Biru Kalteng Pos Palangka Raya, Tlpn & Fax (0536) 3264171. Email Redaksi: redaksi@Palangkaekspres.com
    Alamat Iklan:Jl. Tjilik Riwut Km. 2,5 Gedung Biru Kalteng Pos Palangka Raya, Tlpn & Fax (0536) 3264171. Email Iklan : iklan@Palangkaekspres.com 
    Alamat Pemasaran: Gedung Biru Kalteng Pos Jl.Tjilik Riwut km.2,5 Palangka Raya, Tlpn & Fax (0536) 3264171, Email Pemasaran : pemasaran@palangkaekspres.com


    LOADING HALAMAN WEB DALAM 0.0926 DETIK