PALANGKA EKSPRES

TERDEPAN DAN SELALU LEBIH MAJU
Edisi 23 Mei 2018

Kena Skandal, Kardinal Skotlandia Mundur

Gereja Katolik Roma di Skotlandia mendapat pukulan. Pemimpinnya, Kardinal Keith OBrien, kemarin (25/2) memutuskan untuk mundur. Keputusan itu diambil setelah muncul tuduhan bahwa tokoh Gereja Katolik Roma paling senior di Inggris Raya tersebut telah terlibat skandal dan berperilaku tidak sepatutnya.
 
Paus Benediktus XVI telah menerima surat pengunduran diri OBrien. Bapa Suci telah menerima pengunduran diri saya yang berlaku mulai hari ini (kemarin, Red), ujarnya dalam pernyataan tertulis kemarin. Tetapi, OBrien membantah tuduhan berperilaku tidak sepatutnya yang dilontarkan tiga pastor dan seorang mantan pastor.
 
Keempatnya melaporkan OBrien ke Vatikan lewat surat tertulis sepekan sebelum pengumuman mundurnya Paus Benediktus XVI pada 11 Februari lalu. Pengunduran diri OBrien juga dilakukan sehari setelah dia membantah memiliki hubungan sesama jenis dengan pastor lain. Tuduhan tersebut dilontarkan media Inggris, The Observer.
 
Dalam laporannya, harian tersebut menulis O'Brien menjadi salah satu tokoh penting yang dilaporkan ke Vatikan atas tuduhan hubungan homoseksual selama 30 tahun terakhir. OBrien beralasan bahwa November tahun lalu dia telah melontarkan rencana untuk mundur saat usianya 75 tahun bulan depan. Saya berterima kasih kepada Tuhan atas hal-hal baik yang saya lakukan selama menjabat.
 
Saya meminta maaf pula atas segala kesalahan kepada siapapun yang telah saya sakiti, katanya. Dengan keputusan itu, OBrien dipastikan absen dalam pertemuan tertutup para kardinal (konklaf) untuk memilih pengganti Paus Benediktus XVI, yang mundur lusa (28/2). Padahal, dia merupakan satu-satunya kardinal Inggris yang akan memilih pengganti Benediktus.
 
Saya tidak akan ikut konklaf, jelasnya. Saya tidak ingin perhatian media di Vatikan nanti terfokus kepada saya. Bukan pada proses pemilihan dan pengganti Paus Benediktus XVI, tambahnya. Tuduhan yang dialamatkan kepada OBrien itu diduga terjadi pada 1980-an. Termasuk, pengakuan seorang pastor yang mengklaim mendapat perlakuan tidak senonoh setelah mengikuti jamuan minum tengah malam.
 
Harian The Observer memberitakan bahwa uskup agung St. Andrews dan Edinburgh yang dikenal vokal tentang homoseksualitas itu telah dilaporkan ke Vatikan awal bulan lalu. Kardinal OBrien telah membantah tuduhan itu dan sedang mengambil langkah hukum, ucap jubir OBrien. Para pelapor telah mengajukan protes kepada Vatikan dan menuntut pengunduran diri OBrien secepatnya.
 
Mereka ingin konklaf pemilihan pengganti Benediktus bersih. Pekan lalu, OBrien mengusulkan pastor diizinkan untuk menikah. Alasannya, sulit bagi mereka patuh pada aturan bahwa mereka dilarang menikah. Komentarnya tahun lalu yang menyebut pernikahan gay sebagai pelanggaran luar biasa membuatnya mendapatkan penghargaan Bigot of the Year dari kelompok pembela hak gay, Stonewall. (AFP/RTR/AP/cak/dwi)
 
Ingin berkomentar
Komentar Terbaru.

Komentar untuk "Kena Skandal, Kardinal Skotlandia Mundur"

(harus diisi)
  • PALANGKA EKSPRES

    HARIAN PAGI PERTAMA DAN TERBESAR DI KALIMANTAN TENGAH

    Alamat Redaksi: Jl. Tjilik Riwut Km. 2,5 Gedung Biru Kalteng Pos Palangka Raya, Tlpn & Fax (0536) 3264171. Email Redaksi: redaksi@Palangkaekspres.com
    Alamat Iklan:Jl. Tjilik Riwut Km. 2,5 Gedung Biru Kalteng Pos Palangka Raya, Tlpn & Fax (0536) 3264171. Email Iklan : iklan@Palangkaekspres.com 
    Alamat Pemasaran: Gedung Biru Kalteng Pos Jl.Tjilik Riwut km.2,5 Palangka Raya, Tlpn & Fax (0536) 3264171, Email Pemasaran : pemasaran@palangkaekspres.com


    LOADING HALAMAN WEB DALAM 0.3185 DETIK