Aremania Kalteng Berduka, Salah Satu Anggota Meninggal Dunia.

Selasa, Tanggal 17-09-2019, jam 09:35:33

single-post



PALANGKA RAYA - Kabar duka datang dari pencita klub bola Arema Malang yang tergabung di fans Aremania di Kota Palangka Raya, Kalteng. Seorang pria bernama Sam Puguh (42) meninggal dunia, karena menderita Asma, dan terlebih lagi saat ini kondisi udara Kota Palangka Raya sendiri diselimuti kabut asap tebal, menjadi salah satu pemicu almarhum menghembuskan nafas. 

Ketua Aremania Kota Palangka Raya Arun (39) mengatakan, jika korban merupakan orang yang supel, baik, dan sangat pandai berteman dengan siapa saja, terlebih dengan teman teman dalam grup pencita Klub Arema Malang Kota Palangka Raya.

"Almarhum inikan salah satu anggota aremania Kalteng. Kehidupan sehari hari, sifat almarhum ini, orangnya sangat baik, bisa berteman dengan siapa saja, dimana saja selalu masuk dan bisa. Orangnya aktif juga, dan sangat supel dengan siapa saja selain itu almarhum ini juga orangnya ringan tangan,"Ungkap Ketua Aremania Kota Palangka Raya Arun, saat diwawancarai di depan ruang Kamboja, Kemarin (17/9).

Kita juga tidak tahu, jika almarhum ini ada menderita penyakit asma. Pasalnya kemarin itukan, dia baik baik saja, tidak ada menunjukan gejala apapun. Ditambah almarhum inikan masih bujangan, dan tidak ada keluarganya disini dan almarhum ini sendiri juga bekerja di Kalteng Post,"tukasnya. 

Sedangkan menurut anggota pengurus Aremania lainnya yakni Ahmad Suwandi menambahkan jika pada saat mendengar almarhum meninggal semuanya agak syok dan kaget saja, karena kita kan keluarga besar dan sama sama perantauan dari malang, sehingga kita sangat sedih atas apa yang terjadi dengan almarhum ini, karena merupakan bagian keluarga kita juga,"bebernya. 

Kita sudah menghubungi pihak keluarganya di jawa, karena kendala penerbangan inikan tidak memungkinkan sehingga atas persetujuan keluarganya juga, almarhum kita kebumikan di disini saja, dan kita dari keluarga aremania Kalteng bahu membahu saling membantu untuk pemakanan almarhum ini,"pungkasnya.(iko)