Libur, Wajib Mengakses Rumah Pelajar.

Senin, Tanggal 23-09-2019, jam 03:53:59

single-post

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Dr H Slamet Winaryo MPd.


PALANGKA RAYA - Dengan mempertimbangkan rekomendasi dari KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), agar sekolah menyiapkan strategi pembelajaran berbasis daring atau menggunakan aplikasi khusus selama libur.

Tujuannya agar seluruh peserta didik di wilayah bencana asap tetap dapat mengikuti pembelajaran tanpa harus keluar rumah.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Dr. H Slamet Winaryo MPd, membenarkan perihal tersebut. Rekomendasi tersebut telah ditindaklanjuti oleh Kementrian Pendidikan Dan Budaya (Kemendikbud) dengan menyiapkan akses pembelajaran berbasis informasi teknologi (IT).

"Selama libur, peserta didik diberikan tugas pekerjaan rumah oleh guru. Dengan memanfaatkab fasilitas IT pada konten 'Rumah Belajar' Kemendikbud," ucapnya dikonfirmasi pada Senin (23/9/2019) pagi.

Untuk website dimaksud adalah link http://belajar.kemendikbud.go.id/ dan layanan portal http://humatik.net.

Slamer juga menitip pesan kepada orang tua siswa didik, harap memeperhatikan anaknya selama libur. Yakni memantau anak untuk mengerjakan tugas dari guru dan tidak keluar rumah.

Sebagai informasi, kebijakan libur untuk SMA,SMK dan SLB se Kalteng mengacu kepada surat edaran Disdik Kalteng No. 422.3/1975/Disdik/IX/2019, libur hingga tanggal 28 September 2019.

Sementara untuk TK, SD dan SMP di Palangka Raya, mengacu pada surat edaran No. 420/552/Pemb.SD/IX/2019 yang menyatakan libur hingga 28 September 2019. Sementara untuk kabupaten lainnya, khususnya yang terpapar asap berdasarkan keputusan bupati. (Pe)