Diminta Tolong, Dukun Ini Malah Lakukan Pemerkosaan.

Korbannya Dua Siswa SMP.

Rabu, Tanggal 09-10-2019, jam 04:03:25

single-post

Ilustrasi Net


KRIMINAL - Pembuatan tidak terpuji, dilakukan pria asal Kampung Gebang, Kecamatan Periuk Kota Tanggerang, Banten. Ialah berinisial Al (41) yang mengaku bekerja sebagai dukun sakti, memperkosa dua pelajar putri dibangku SMP yang juga pasiennya.

Berdasarkan informasi dari halaman JPNN.com, Al yang kini diamankan Satreskrim Polsek Jatiuwung, dilaporkan oleh orang tua korban berinisial BP (41), warga Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kasubag Humas Polres Metro Tanggerang, Kompol Abdul Rachim menjelaskan, laporan terhadap dukun palsu ini berdasarkan LP/B/424/X/2019/JBR/RES BDG pada tanggal 04 Oktober 2019.

"Modus operandi tersangka berpura-pura sebagai dukun yang dapat mengobati korban. Selanjutnya merayu dan memaksa korban. Dan tersangka menyutubuhi dua korban dengan waktu yang berbeda,” kata Abdul dalam kutipan halaman JPNN.com, Senin (7/10).

Berdasarkan keterangan tersangka, kata Abdul, kejadian berawal saat orang tua korban berinisial BP mendatangi rumah tersangka dan meminta tolong mengobati kedua anaknya yang diduga terkena santet. Orang tua korban itu mengetahui tersangka sebagai dukun sakti berdasarkan informasi dari temannya.

“Kemudian, tersangka oleh orang tua korban dibawa ke rumahnya di Kecamatan Bojongsoang. Tersangka saat pengobatan minta waktu tiga hari, karena butuh waktu tirakat. Tersangka mengobati dengan memijit dan menggunakan media telur ayam,” ungkap Abdul.

Tersangka mengaku, saat pengobatan pertama dilakukan dengan cara memijit korban di tempat tidur. Selanjutnya korban dimandikan di kamar mandi dengan tubuhnya ditutup selendang. Kemudian hari ketiga korban dimandikan dalam kondisi tanpa busana sehingga tersangka bebas meraba dan memegang bagian tubuhnya.

”Saat pengobatan tersangka sempat melakukan persetubuhan dengan korban. Tersangka beralasan agar santetnya hilang,” jelasnya.

Menurut Abdul, kendati tersangka warga Kota Tangerang, namun tempat kejadian perkara (TKP) berada di Kabupaten Bandung. Akhirnya, Satreskrim Polsek Jatiuwung melimpahkan kasus tersebut kepada Polres Bandung untuk ditangani lebih lanjut.

“Kami serahkan tersangka ke Satresreskrim Polres Bandung untuk mempertangungjawbkan perbuatanya,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung AKP Zazali Hariyono menambahkan, setelah mendapatkan laporan dari Satreskrim Polres Bandung, Satresreskrim Polsek Jatiuwung mengamankan tersangka di rumahnya di Kampung Gebang, Kecamatan Periuk. (Net)