Berkas AKP MA Ditunggu Jaksa

Rabu, Tanggal 15-05-2019, jam 07:47:09

single-post

FOTO: HEN/PE PENJELASAN: Kajari Palangka Raya Zet Tadung Allo saat dibincangi, kemarin (14/5).

PALANGKA RAYA – Meskipun Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya masih menunggu pelimpahan berkas, namun proses hukum tersangka MA masih berlanjut. Bahkan sebagaimana diatur dalam Pasal 310 UU RI No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang bersangkutan terancam pidana hukuman penjara paling lama 6 tahun.

Kepala Kejari Palangka Raya Zet Tadung Allo menyatakan, pihaknya masih menunggu pelimpahan berkas tersangka MA atau si penabrak, yang sedang diperiksa. Lantaran sebelumnya tersangkut kasus laka lantas hingga menyebabkan tiga orang mahasiswa meninggal dunia.

Dikatakan Zet, dari dimulainya penyidikan yang dibuktikan dengan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang telah diserahkan oleh kepolisian. Maka itu, penahanan atas tersangka dibatasi masa waktunya berdasarkan undang-undang.

“Sejauh ini kita masih menunggu, karena masih kewenangan penyidik. Untuk penahanan ada batas waktu, tapi untuk penyidikan itu kewenangan pihak kepolisian sendiri. Jadi kita tunggu saja nanti pelimpahan berkas itu,” ucap Kajari, kemarin (14/5).

Dijelaskannya pula, bahwa ancaman pidana atas kasus yang menjerat salah satu pejabat di Polres ini diatur dalam Pasal 310 UU RI No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ. Adapun ancaman pidana sebagaimana diatur dalam pasal tersebut, kata Zet, yakni dengan hukuman penjara paling lama 6 tahun.

#1st #KerabatPE

Mobil Dinas Polisi Tewaskan 2 Mahasiswa

“Untuk ancaman pidana itu diatur dalam Pasal 310 ayat (4). Disebutkan, bahwa pidana paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta,” timpal Zet.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Bernard E.K Purba mengatakan, bahwa batas waktu penahanan sejak diserahkannya SPDP pada 29 April lalu, ialah 20 hari untuk tahap pertama dan dapat diperpanjang untuk 40 hari kemudian.

“Paling lama 20 hari, kemudian bisa diperpanjang untuk 40 hari lagi. Kalau misalnya belum lengkap ya kita kasih P19. Jika sudah lengkap pasti segera kita P21,” pungkasnya. (hen/abe)