Dua Nyawa Melayang di Jalanan

Pak Guru dan Penunggang KLX Tewas Usai Kecelakaan

Senin, Tanggal 10-02-2020, jam 09:40:14

single-post

Ilustrasi Net

KASONGAN – Dua nyawa “tamat” di jalanan. Peristiwa nahas dalam kecelakaan lalu lintas ini terjadi ditempat atau lokasi yang berbeda. Namun masih masuk di wilayah hukum Polres Katingan.  Korban meninggal dunia ini, dialami oleh  Taufik Rahman SPd (33) seorang guru dan penunggang sepeda motor KLX Ari Rakhman (27).
 
Untuk kecelakaan lalu lintas yang dialami Taufik Rahman SPd (33) terjadi pada Jumat (7/2) sekitar pukul 22.30 WIB. Sepeda motor yang dikendarainya, terjatuh diatas Jembatan Katingan, Jalan Tjilik Riwut Km 1, Kasongan, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan.
 
Sumber di kepolisian menyebutkan, sebelum kejadian korban mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J warna putih KH 6147 NQ seorang diri. Kala itu, pria yang berprofesi sebagai seorang pak guru di SDN Kuluk Habuhus ini meluncur dari arah Kasongan menuju Kota Palangka Raya.
 
Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba pengendara sepeda motor kehilangan kendali dan menyenggol trotoar sebelah kiri. Akibatnya, korban terpental ke atas aspal. Sementara sepeda motor yang dikendarainya, sempat terseret sejauh 12 meter.
 
Dalam kejadian ini, korban yang merupakan warga Jalan Kenangan No. 101, RT002/RW000, Kelurahan Kasongan Lama, tewas beberapa saat usai kejadian. Anggota satuan lalu lintas yang mendapat laporan kejadian tersebut, datang ke TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Mas Amsyar Kasongan. Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Waryono membenarkan kejadian tersebut dan korban meninggal dunia di TKP.
 
“Akibat kecelakaan tunggal ini, korban mengalami luka robek pada bagian belakang kepala, cedera kepala berat dan retak,” jelasnya, Sabtu (8/2) pekan tadi. Menurut Waryono, faktor utama penyebab kecelakaan lantaran korban tidak konsentrasi dan tidak berhati-hati saat mengendarai sepeda motor.
 
“Adapun tindakan kepolisian yang telah dilakukan, mendatangi TKP, menolong korban, mengamankan barang bukti dan mencatat saksi-saksi. Kondisi TKP, beraspal rata, jalan lurus, arus lalu lintas ramai, rambu-rambu ada dan garis marka ada garis lurus,” tuturnya. 
 
Sementara itu, insiden yang dialami korban Ari Rakhman, terjadi di ruas jalan Tumbang Samba – Tumbang Kaman, tepatnya di wilayah Desa Rantau Bangkiang, Kecamatan Sanaman Mantikei, Kabupaten Katingan, Sabtu (8/2) sekitar Pukul 17.30 WIB. Akibat menabrak belakang truk,  pengendara sepeda motor, Ari Rakhman  meregang nyawa.
 
Sumber di kepolisian menyebutkan, korban yang  merupakan warga Tumbang  Samba, Kecamatan Katingan Tengah ini, mengalami cedera berat di bagian kepala, setelah sepeda motor KLX yang ditungganginya menghantam bagian belakang truk yang dalam keadaan berhenti, dikarenakan rusak atau mogok.
 
Adapun truk tersebut, dikemudikan oleh Murhen (54) warga Desa Tumbang Samba Kecamatan Marikit. Kala itu, truk berpenumpang Suliadi (37), warga Desa Karang Liwar, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan. Sebenarnya korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tumbang Samba untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak dapat tertolong lagi.
 
Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah SIK melalui Kasatlantas AKP Waryono menjelaskan, saat kejadian truk warbna biru nomor polisi B 9814 LS tersebut dalam kondisi rusak dan mogok di atas badan jalan. Temannya kemudian datang dan hendak menolong, dengan cara menarik menggunakan truk.
 
Saat sedang memasang tali untuk menarik mobil tersebut, tiba-tiba dari arah Tumbang Kaman menuju Tumbang Samba, datang sepeda motor yang dikendarai korban. Dikarenakan jarak terlalu dekat dan tidak ada rambu truk tersebut untuk berhenti, sehingga motor truk mogok dari arah belakang. Kejadian tersebut baru dilaporkan ke pihak Kepolisian sekitar pukul 21.30 WIB.
 
“Pengendara motor mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia saat mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Tumbang Samba. Faktor utama penyebab kecelakaan, saudara Murhen tidak berhati-hati dan tidak memasang rambu-rambu saat truk berhenti mogok. Sehingga saat pengguna jalan lain yang melintas, menabrak belakang dari truk tersebut, ” jelas Kasat Lantas, kemarin (9/2/ ). (ndi/cen)