PBS Kepala Sawit Nunggak Bayar Pajak

Mencapai Puluhan Miliar

Senin, Tanggal 10-02-2020, jam 09:50:37

single-post

Ilustrasi net

KUALA PEMBUANG - Hingga saat ini masih ada Perusahaan Besar Swasta (PBS) kelapa sawit di wilayah Kabupaten Seruyan belum memenuhi kewajiban membayar pajak.  Kepala Badan Pengelolaan Perpajakan dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Seruyan, Markus MMA menyampaikan, total tunggakan pajak tahun 2019 dari perusahaan sawit itu mencapai puluhan miliar rupiah.
 
Dikatakan, perusahaan tidak membayar pajaknya dikarenakan melemahnya ekonomi ditingkat perusahaan. Sehingga mereka belum bisa untuk memenuhi kewajiban pajaknya. Jenis pajak-pajak itu mulai dari Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga Pajak Galian C, serta jenis pajak lainnya. Markus mengingatkan, pihaknya kedepan akan meningkatkan pembinaan hingga pemeriksaan terhadap jalannya aktivitas perusahaan itu. 
 
“Kedepan kita akan libatkan instansi dan unsur terkait dalam upaya penertiban wajib pajak. Yaitu untuk mengetahui apa alasan sebenarnya perusahaan ini tak kunjung bayar pajak. Kalau memang alasan ekonomi lemah, maka akan kita lihat bagaimana sistem pembukuan dari perusahaan. Apabila mereka tidak bisa memperlihatkan, itu berarti ada unsur kesengajaan tidak mau bayar pajak ke daerah,” ucapnya, baru-baru ini.
 
Dikatakannya, pihaknya sudah menyiapkan para tenaganya yang sudah dilatih di Jakarta yaitu  tenaga pemeriksa, tenaga penilai hingga tenaga penyita. Tinggal melakukan kerjasama antarinstansi atau dinas terkait untuk melakukan tindakan itu. “Kita ingin memastikan kedepan akan lebih tegas lagi. Karena kita berharap, pajak daerah bisa memberikan kontribusi lebih bagi daerah yang selanjutnya digunakan untuk pembangunan daerah,” tukasnya. (yad/her)