UPR dan Forum PPMP Sepakat Bangun Auditorium Teater

Selasa, Tanggal 11-02-2020, jam 09:55:06

single-post

FOTO RUL/PE CENDERAMATA: Rektor UPR Dr Andrie Elia menyerahkan kenang-kenangan berupa Buku Ilmiah kepada Ketua FFPPMP Kalteng Wiwin Suhartanto, Senin (10/02).

PALANGKA RAYA - UPR bersama dengan Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat sektor Pertambanganan (PPMP) Provinsi Kalteng menjalin kerjasama. Dalam hal ini, PPMP akan membantu dalam pembangunan bangunan Auditorium dan Fasilitas Penunjang. Latar belakang kegiatan ini yakni keinginan untuk saling mendukung dalam bidang pendidikan.

Selain itu terjaminnya kerja sama dan pertukaran informasi antara UPR selaku Perguruan Tinggi Negeri dalam upaya pelaksanaan pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, khususnya sektor pertambangan. Wujud awal kerja sama ini dengan terlaksananya penandatanganan nota kesepakatan (MOU) antara forum PPMP dan UPR, Senin (10/02).

Bertempat di ruang rapat ruang rektorat, Rektor UPR Dr Andrie Elia didampingi Wakil Rektor bidang umum dan keuangan Dr H Suryansyah Murhaini  dan Wakil Rektor bidang perencanaan dan kerja sama Prof Dr Sulmin Gumiri. Sementara dari pihak Forum PPMP Kalteng yakni Wiwin Suhartanto selaku ketua dan wakilnya Rudy Isnaeni. Turut serta juga beberapa perwakilan pihak dari perusahaan tambang di Kalteng.

“Penandatanganan MOU ini didasari oleh keinginan bersama untuk saling menunjang dalam bidang pendidikan. Selain itu sebagai wujud dari keputusan Menteri ESDM No 1824 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat,” ucap Wiwin.

Lanjutnya, Forum PPMP dibentuk oleh Keputusan Gubernur Kalteng No. 188.44/204/2019 Tanggal 22 Mei 2019 selaku pihak pertama dalam MoU, akan membangun auditorium dengan kapasitas 100 kursi dengan bentuk bangunan teater. Bangunan ini sebagai penunjang sarana dan prasarana pendidikan terpadu di UPR.

Sementara itu, Rektor Dr Andrie Elia bertindak sebagai pihak kedua yakni UPR, menyampaikan terima kasihnya atas komitmen yang terhadap pembangunan fasilitas penunjang tersebut.

“Saya apresiasi niatan ini. Begitu juga, kami dari perguruan tinggi, khususnya ada mahasiswa yang kerap magang, melakukan penelitian, penulisan karya ilmiah sektor pertambangan. Bahkan mengembangkan teknologi, ini akan membantu pengembangan usaha sektor pertambangan. Disini lah terjalinnya kerjasama dan pertukaran informasi,” ucap rektor.

Dia juga  berharap, agar kerja sama ini terus berlanjut, dalam pembangunan UPR, mendidik lulusan yang berkualitas, siap kerja dan profesional. (rul/abe)