Selama di Tewah, Terduga Teroris diketahui "Belum Nakal"

Ngaku dari Banjarmasin, Sekalinya Buronan Asal Aceh

Rabu, Tanggal 12-06-2019, jam 05:15:26

single-post

Foto Ig @humaspoldakalteng

PALANGKA RAYA – Bagi beberapa masyarakat, beberapa orang yang diamankan atas indikasi satu jaringan teroris Uzla jaringan Jamaah Ansharut Daukah (JAD) d di Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung mas, dikenal pribadi yang baik.

Meskipun ternyata kelompok ini buron dari Aceh, tersangka teroris tersebut masih belum mengganggu warga setempat. Mereka hidup baik-baik saja. Walaupun warga sempat mencurigai keberadaanya, tapi perilaku mereka seperti masyarakat biasa.

"Mereka baik-baik saja, tidak ganggu masyarakat," kata H Abdurrahman, seorang warga yang dibincangi Peonline, Rabu (12/6) pagi.

Berdasarakan informasi yang dihumpin dari keterangan warga setempat, kelompok tersebut datang dari Aceh ke Tewah adalah untuk bekerja mencari penghasilan. Warga Tewah pun memberi pekerjaan sebagai penambang emas dan penjaga sarang walet.

Selama di tewah, menjadi tempat tingal kelompok adalah gubuk, samping sarang burung yang dijaga mereka. Bahkan, katanya kehidupan yang ekonomi sangat berkekurangan, untuk makan seadanya. Lanjutnya, ketika pertama kali datang ke Tewah, mereka mengaku dari Banjarmasin untuk mencari pekerjaan. (tim)