Fenomena Awan Ombak

Senin, Tanggal 24-06-2019, jam 03:20:27

single-post



Intisari.grid.id - Ketika Amy Hunter menatap langit mendung di atas Smith Mountain yang indah di Virginia, Amerika Serikat, apa yang dilihatnya tampak seperti lukisan nyata. Ombak yang bergulung-gulung seakan jatuh di langit. Ya, awan misterius membentuk puncak sempurna, seolah-olah laut melayang ke atmosfer.

Dilansir dari Cbsnews.com, Rabu, (19/6/2019), Hunter mengambil foto bentuk awan yang aneh itu dan membaginya dalam sebuah grup Facebook. Sebagian besar anggota kelompok mengatakan bahwa mereka belum pernah melihat fenomena yang luar biasa itu sebelumnya.

Tapi bukan tanpa sebab, awan langka seperti itu terbentuk karena sejumlah alasan. Mereka adalah awan Kelvin-Helmholtz atau awan ombak.

Awan ini biasanya terbentuk pada hari-hari berangin ketika ada perbedaan kecepatan di antarmuka antara dua cairan, seperti angin yang bertiup di atas air. Ketika ada perbedaan kepadatan udara, dan udara atas bergerak dengan kecepatan yang lebih tinggi, awan-awan akan membentuk bentuk seperti gelombang.

Jadi, bentuk awan yang unik ini terjadi karena ada perbedaan kecepatan di antara 2 lapisan awan. Gelombang awan ini dinamai oleh Lord Kelvin dan Hermann von Helmholtz, yang mempelajari fisika di balik pembentukan awan ini.

Kehadiran gelombang Kelvin-Helmholtz, bisa berarti ada ketidakstabilan atmosfer. Awan aneh ini telah menghentikan orang di jalur mereka selama berabad-abad.
Bahkan awan seperti ini juga yang dipercayai mengilhami lukisan legendaris "Starry Night," karya Van Gogh.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di awan yang terjadi di Bumi, tapi juga diketahui ada di Planet Saturnus dan Planet Jupiter. Bentuk bergelombang ini juga terdapat pada korona Matahari. (net)