Pawang Hujan ''Melayang'' di Pohon

Rabu, Tanggal 10-07-2019, jam 08:30:54

single-post

FOTO:POLISI FOR PE GADIR: Mayat korban kakek Selamet yang ditemukan gadir di sebuah pohon, kemarin (9/7) Sore.

PALANGKA RAYA - Kasus gantung diri (Gadir), kembali terjadi di wilayah Kota Palangka Raya. Kali ini menimpa seorang kakek bernama Salamet (65) warga wilayah Sukomulyo, Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu.

Penemuan mayat kakek gantung diri tersebut sekitar pukul 16.00 WIB, dengan jarak 100 meter dari rumah korban. Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar melalui Kapolsek Bukit Batu Ipda Ahmad Wira Wisudawan, mengatakan jika Polsek Bukit Batu menerima laooran dari warga terkait adanya ditemukan mayat seorang kakek yang gantung diri tidak jauh dari lokasi rumahnya sendiri. 

"Jadi sekitar pukul 16.00 WIB, kita mendapatkan laporan dari warga jika ada ditemukan mayat seorang kakek dalam posisi tergantung di sebuah pohon,” terang Kapolsek.

TKP gantung diri ini berjarak 100 meter dari rumah korban. Setelah mendapatkan laporan, kita langsung berggeas ke lokasi kejadian untuk membantu menurunkan mayat korban dan dilakukan visum di Puskesmas Tangkiling. “Setelah diturunkan. Mayat korban kita lakukan visum,” ucapnya.

Untuk korban sendiri diketahui kesehariannya bekerja sebagai pawang hujan. Saat tidak ada mendapat job atau menjadi pawang hujan, maka ia hanya tinggal di rumah saja alias menganggur," tambahnya. 

Saat ini pihak keluarga sudah mengetahui terkait kejadian tersebut. Namun belum ada yang datang. Dan untuk kasus ini masih kita lakukan penyelidikan. Terkait motif kakek tersebut mengakhiri hidupnya masih belum bisa disimpulkan.

“Kita masih berusaha mengumpulkan barang bukti yang ada di TKP dan juga sudah melakukan olah tkp," pungkasnya. Informasi yang dihimpun PE, korban akan dimakamkan malam ini oleh pihak tetangga korban. (iko/cen)