Apabila Pasien Positif Terus Bertambah

Kotim Pertimbangkan PSBB

Selasa, Tanggal 21-04-2020, jam 10:04:39

single-post

Net

 

SAMPIT -   Penderita pasien positif covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bertambah lagi. Sesuai update gugus tugas covid-19 Kotim per Senin (20/4) pukul 12.00 WIB, jumlah pasien positif sebanyak 7 orang, atau terjadi penambahan tiga orang dari hari sebelumnya.
        
Ketua Posko Gugus Tugas Covid-19 Kotim, H Supian Hadi mengatakan, penambahan tiga yang positif tersebut setelah pihaknya menerima hasil laboratorium swab pada 19 April lalu. Di sisi lain, satu pasien yang sebelumnya positif dinyatakan sembuh.
        
“Untuk pasien positif tujuh orang, sembuh satu orang, meninggal dunia satu orang, PDP ada dua orang dan ODP sebenyak 54 orang,” jelas Supian Hadi, saat press rilis, kemarin.
        
Untuk 7 pasien yang positif tersebar di lima kecamatan. Yakni, di Kecamatan Kota Besi dan Baamang masing-masing dua orang, Kecamatan MB Ketapang, Parenggean dan Telawang masing-masing satu orang. Ia menekankan, bahwa semua pasien yang positif merupakan peningkatan status dari PDP.
        
Supian Hadi mengungkapkan terkait satu pasien yang meninggal dunia tersebut, merupakan pasien PDP asal Kota Besi yang meninggal dunia pada 10 April di RSUD dr Murjani Sampit lalu, hasil swab-nya  baru diterima dan terkonfirmasi positif.
         
Terusnya meningkatnya jumlah positif tersebut, Supiah Hadi juga sedang mempertimbangkan untuk mengajukan pembatasan sosial berskala besar (PSPB) ke pemerintah pusat.
        

“Tidak menutup kemungkinan, kalau nantinya pasien positif terus bertambah. Semua tergantung masyarakat, kalau masyarakat bisa menahan diri, banyak yang sembuh dan tidak ada penambahan lagi, maka tidak akan kita berlakukan PSPB,” tandasnya.

        
Sejauh ini, Pemkab sudah melakukan pembatasan wilayah, terkait orang yang keluar masuk Kotim. 

“Terutama bagi kalangan PNS harus memberikan contoh yang baik untuk tidak melakukan kegiatan keluar daerah, kalau memang tidak perlu,” tegasnya.

Bertambahnya pasien positif tersebut, tambah Bupati, artinya untuk Kotim masih terjadi penyebaran covid-19, sehingga masyarakat diminta untuk tetap sigap, tanggap semua pihak.
        
“Artinya sigap, tanggap ini jangan hanya ditumpukan kepada Pemkab Kotim, melainkan harus dimiliki oleh seluruh masyarakat, untuk bersama-sama melawan dan mencegah penyebaran covid-19 lebih luas, dengan tetap mengikuti imbauan pemerintah,” imbuhnya.
        
“Informasi tambahan, di RSUD dr Murjani Sampit juga sedang merawat empat orang positif dari Kabupaten Katingan, dan dari Kabupaten Seruyan satu orang,” pungkasnya. (wij/cen)