Majulah Perempuan Indonesia.

Rabu, Tanggal 22-04-2020, jam 11:41:50

single-post

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Hj Siti Nafsiah



PALANGKA RAYA - Srikandi Partai Golkar Kalteng, ibu dra Hj Siti Nafsiah MSi menyampaikan, RA Kartini ialah seorang tokoh pahlawan nasional perempuan, yang menjadi panutan bagi seluruh perempuan Indonesia. Dimana, nilai-nilai semangat juang yang dicontohkan nya, hingga saat ini melekat bagi kaum perempuan Indonesia.

Dikatakannya, saat ini komposisi perempuan yang duduk di kursi legislatif, dan berapa jumlah perempuan setara esselon II yang duduk di eksekutif, khususnya di sejumlah daerah di Kalteng, sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yakni sebesar 30 persen.

“Buktinya, seperti yang kita ketahui bersama, saat ini untuk perempuan yang duduk di kursi legislatif sudah terpenuhi. Begitu pula di eksekutif, perempuan juga telah menempati jabatan sebagai kepala dinas atau kepala badan. Bahkan, adapula yang menjadi kepala daerah/wakil kepala daerah,” Terangnya.

Namun sekarang, sambung Wakil Rakyat Dapil Kalteng I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas tersebut menuturkan, saat ini bukan lagi berbicara seberapa besar persentase perempuan yang bisa duduk di kursi legislatif ataupun eksekutif.

Melainkan, lebih pada bagaimana kaum perempuan tersebut, terutama bagi mereka yang sudah duduk di posisi strategis, bisa memiliki nilai manfaat bagi masyarakat, terlebih bagi kaum perempuan lainnya.

“Misalnya, bagi mereka yang sudah duduk di posisi strategis tersebut, bisa memperjuangkan nasib masyarakat, terutama kaum perempuan, agar bisa semakin berdaya dan semakin sejahtera, serta memiliki perlindungan, atas berbagai hak dan kesempatan, yang setara dengan kaum laki-laki,” Terangnya.

Karena, emansipasi dan hak perempuan, bukan hanya bicara terpenuhinya kuota persentase, yang diatur dalam undang-undang, tetapi lebih bagaimana kaum perempuan bisa saling bersinergi, serta saling memberikan manfaat satu sama lainnya.

“Jika saya menilai, hingga saat ini dengan duduknya perempuan pada posisi strategis, tampaknya masih belum berdampak banyak, terutama dalam hal saling memberikan manfaat yang signifikan,” Imbuhnya.

Harapannya, pada momen hari Kartini pada tahun ini, ialah bagaimana bisa mewujudkan kaum perempuan yang sudah memiliki kesempatan duduk posisi strategis, bisa mendorong berbagai kebijakan ataupun program, dalam rangka pemberdayaan perempuan, agar bisa semakin berdaya, baik secara ekonomi, kesejahteraan dan kesempatan dalam segala bidang.

“Inilah yang sebenarnya menjadi pesan dari RA Kartini, untuk mendorong kaum perempuan, agar bisa memiliki kesempatan yang setara dengan kaum laki-laki,” Timpalnya.

Dirinya juga mengutip tulisan RA Kartini, yang ada pada surat indahnya, dimana dalam kesedihan Ia tetap menulis: ‘Dan seandainya aku terlahir kembali di dunia dan diberikan kesempatan memilih, aku akan sekali lagi menjadi perempuan’.

“Saya, sebagai bagian dari kaum perempuan berpesan, kepada perempuan Indonesia, agar tetap semangat dan maju terus perempuan Indonesia. Selamat Hari Kartini,” Tutup Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng ini. (Net)