Garangnya Kalteng Putra Tahan Imbang Bali United

Kamis, Tanggal 27-06-2019, jam 08:34:43

single-post

Logo Kalteng Putra

DIWARNAI dua kartu merah, Kalteng Putra akhirnya harus rela berbagi poin dengan Bali United. Bermain di Stadion Sultan Agung Bantul, kemarin sore (26/6), Sukadana dkk bermain imbang 2-2.

Gol dicetak oleh Pahabol di menit 47 dan Antoni Putro di menit 78. Sementara gol tim tamu dicetak Ricky Fajrin di menit 25 dan Pacheco di menit 75. Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliveira memuji semangat juang para pemain. Di mana. Pemain dari Laskar Isen Mulang, julukan Kalteng Putra berhasil mengejar gol ketika tertinggal dua kali. Bermain apik selama 90 menit.

"Kami menunjukkan fighting spirit (semangat juang) sepanjang laga. Seperti momen menit-menit akhir pertandingan,”ujarnya selepas laga. Sejatinya, Kalteng Putra dari menit awal sudah mengambil inisiatif menyerang. Disiplinnya para pemain Bali United membuat Wanggai dkk sulit untuk membongkar pertahanan. Sebaliknya, Bali United berhasil menciptakan beberapa peluang. Salah satunya dari Lilipaly yang berhasil dimentahkan oleh Dimas Galih. Serdadu Tridatu, julukan Bali United akhirnya berhasil mencuri gol lewat sundulan Ricky Fajrin di menit 25. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Kalteng Putra langsung tancap gas membombardir pertahanan Bali United. Gol balasan pun mampu dicetak Kalteng Putra melalui sepakan Ferinando Pahabol pada menit ke-47. Pertandingan sempat terhenti pada menit ke-57 lantaran Andhika Wijaya terjatuh setelah ditanduk oleh Diogo Campos.

Penyerang asal Brasil itu akhirnya mendapatkan hukuman kartu merah dari wasit. Tak hanya Campos, Leonard Tupamahu juga menerima kartu kuning kedua lantaran dinilai melakukan protes berlebihan. Bali United kembali unggul melalui Pacheco di menit 75. Dan akhirnya dibalas oleh Antoni Putro.

"Kendati hanya meraih satu poin, tetapi sangat berharga bagi Kalteng Putra untuk mengarungi kompetisi Liga I ke depan,"tutur pelatih berkebangsaan Brazil tersebut. Diyakininya, bahwa dengan kerja sama yang baik, bisa mengimbangi Bali United yang memiliki materi pemain berkualitas dan sulit untuk ditaklukkan. Hal itu dilakukan dengan baik oleh pemain dengan disiplin.

“Jika pemain belakang kami lebih disiplin, maka bisa jadi memiliki pertahanan yang paling kuat untuk tim di Indonesia. Kami akan evaluasi, khususnya saat tampil di kandang,"tuturnya. Sementara, Pelatih Bali United, Stefano Teco Cugurra mengungkapkan cukup puas dengan hasil dan permainan anak asuhnya. karena Kalteng Putra merupakan tim yang sulit ditaklukkan.

Kalteng Putra memiliki materi pemain yang cukup baik dan tim juga cukup kesulitan dengan perlawanan yang mereka lakukan sepanjang laga. “Pemain sudah bermain bagus. Sangat disayangkan, kami kebobolan terlalu cepat di awal babak kedua,"tuturnya. (nue/jpg/ram)

Tulisan Kalteng Pos.